You are currently browsing the monthly archive for April, 2008.
Membuat sebuah toko online sebetulnya tidaklah terlalu sulit, saat ini sudah banyak software atau tools yang bisa digunakan. Bahkan hanya dengan sebuah web blog gratisan sebetulnya kita sudah bisa menawarkan barang yang akan dijual, tapi kalau Anda ingin membuat toko online yang lebih bagus dan bisa langsung melakukan transaksi via web kita bisa menggunakan VirtueMart yang merupakan komponen atau plugin Joomla CMS. Dan pastinya kita harus sudah menginstall Joomla CMS sebelum kita mengaktifkan VirtueMart.
Dalam tulisan ini sengaja saya tidak menjelaskan bagaimana cara menggunakan dan setting Joomla CMS, karena saya asumsikan Anda sudah mengenal dan bisa menggunakan CMS ini, jadi pembahasan ini bisa lebih fokus pada penggunaan VirtueMart.
Tapi apabila Anda belum mengenal Joomla CMS saran saya sebaiknya Anda pelajari dan fahami dulu Joomla CMS dengan baik dari buku-buku yang banyak beredar dipasaran atau googling diinternet.
Download dan Install VirtueMart
Untuk mendapatkan file source VirtueMart Anda bisa download di http://dev.virtuemart.net/cb/wiki/1693, saat tulisan ini dibuat versi dari VirtueMart sudah sampai pada 1.0.15.
Ada 2 versi VirtueMart yang bisa kita download, yaitu versi Complete Package dan versi yang sudah mejadi satu dengan Joomla atau biasa disebut Joomla eCommerce Edition. Tapi saya sarankan Anda untuk mendownload yang versi Complete Package karena pada versi yang ini kita bisa memilih modul virtuemart apa saja yang akan kita install pada Joomla CMS.
Setelah proses download VirtueMart Complete Package selesai kita akan mendapatkan file Virtuemart_x.x.x-COMPLETE_PACKAGE.zip, kemudian extract file tersebut dan kita mendapatkan 16 file yaitu:
- com_virtuemart_x.x.x.zip
- mod_product_categories_x.x.x.tar.gz
- mod_productscroller_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_allinone_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_cart_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_featureprod_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_latestprod_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_manufacturers_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_randomprod_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_search_x.x.x.tar.gz
- mod_virtuemart_topten_x.x.x.tar.gz
- mosproductsnap_x.x.x.tar.gz
- virtuemart.searchbot_x.x.x.tar.gz
- installation.pdf
- README.txt
Dari semua file tersebut ada beberapa file yang wajib diinstal dan ada yang optional, yang wajib diinstall pada sistem Joomla kita adalah:
- com_virtuemart_x.x.x.zip (Component): component ini berisi aplikasi inti dari VirtueMart yang fungsinya antarlain menampilkan control panel dari program VirtueMart
- mod_virtuemart_x.x.x.tar.gz (Main VirtueMart Modul): Modul ini akan menampilkan beberapa fitur VirtueMart pada web toko online kita, tapi sayangnya fitur-fitur itu diletakkan pada satu kelompok tanpa bisa dipisah-pisah, tapi tiap fitur bisa diatur mau ditampilkan atau tidak. Sebagai solusi agar kita bisa menampilkan fitur-fitur VirtueMart yang peletakkannya secara terpisah maka kita harus menginstall modul-modul optional yang berdiri sendiri dan bisa kita letakkan sesuai keinginan kita. Penjelasan detailnya bisa Anda ikuti dibagian ke-2 dari tulisan saya ini.
- mosproductsnap_x.x.x.tar.gz (Mambot)
- virtuemart.searchbot_x.x.x.tar.gz (Mambot)
Cara instalasinya seperti biasa, dari Administrator page Joomla pilih menu Installers->Components untuk install modul, Installers->Modules untuk install modul dan Installers->Mambots untuk install mambot.
Apabila keempat file wajib sudah Anda install jangan lupa untuk mempublished modul dan mambot agar bisa diakses pada web toko online Anda, caranya seperti biasa dari Administrator page masuk kemenu Modules->Site Modules, dari list modul yang muncul pilihlah modul VirtueMart yang akan dipublished kemudian kliklah tanda X pada bagian Published, untuk mempublished mambots VirtueMart masuk kemenu Mambots->Site Mambots kemudian lakukan hal yang sama seperti mempublished modul.
Untuk mengaktifkan Component VirtueMart caranya dari menu Components pilih VirtueMart, kemudian akan muncul Wellcome Message Screen lalu kliklah tombol “Install SAMPLE DATA”, proses mengaktifkan component VirtueMart ini bisa juga dilakukan sesaat setelah Anda selesai menginstall file com_virtuemart_x.x.x.zip akan langsung muncul Wellcome Message Screen dan langsung klik tombol “Install SAMPLE DATA”.
Dari hasil instalasi dasar ini sebetulnya Anda sudah bisa melihat tampilan toko online Anda walaupun mungkin dari segi layout masih kasar dan kurang sesuai dengan hati Anda.
Modul-modul optional VirtueMart bisa diinstall kalau memang diperlukan, sebab beberapa dari modul optional itu ada yang sudah masuk menjadi satu dengan modul mod_virtuemart_x.x.x.tar.gz, tapi biasanya nanti untuk keperluan desain dan layout modul-modul optional ini akan dipakai juga. Selengkapnya masalah ini akan kita bahas di tutorial bagian ke-2.
Nah..untuk melakukan setting VirtueMart baik itu Modul maupun Component akan saya jelaskan dibagian ke-2 dari artikel ini, selamat mencoba.
Ini ada acara menarik berupa dialog terbuka antara Riogarta dengan seseorang yang selama ini melecehkan keberadaan para blogger dinegeri kita, Roy Suryo. Undangan lengkapnya berikut ini:
Acara akan diselenggarakan pada:

| Hari / Tanggal | : | Jumat, 15 18 11 April 2008 |
| Tempat | : | Universitas Budi Luhur Pusat Jakarta |
| Waktu | : | 10.00 13.00 WIB – selesai |
| Acara | : | Dialog terbuka antara Riyogarta & Roy Suryo dengan tema seperti yang telah diutarakan diatas. |
Fasilitas:
- Ruangan ber-AC dengan kapasitas 250 orang
- LCD Proyektor
- Sound System
- Snack bagi pembicara dan peserta
- Liputan media
Pendaftaran dilakukan di Universitas Budi Luhur Pusat Jakarta 2 jam sebelum acara dimulai (08.00 – 10.00 09.00 – 13.00 WIB). Pendaftaran tidak dipungut biaya.
Ini ada tulisan menarik dari pak Wuryanano (Founder milis TDA Gerbangkertosusila), apakah Anda termasuk orang yang bisa menikmati hidup dan mencukupi segala kebutuhan hidup Anda, atau termasuk orang yang tidak suka liabilitas, silakan simak sendiri tulisan berikut ini:
Sebagian besar dari kita, pasti sudah pernah baca tulisan Robert T. Kiyosaki, tentang teorinya yang memisahkan secara tegas antara ASET dan LIABILITAS. Bagi Kiyosaki, yang membedakan aset dan liabilitas adalah CASH FLOW atau aliran uang kas atau tunai.
ASET adalah harta yang memberikan aliran kas bagi tabungan kekayaan Anda, yang setiap saat membantu Anda meraih kesuksesan secara finansial. Yang dimaksud dengan aset, misalnya: rumah yang dikontrakkan, mobil yang disewakan, uang yang diinvestasikan, kekayaan intelektual yang memberi royalti, tanah yang dibudidayakan atau disewakan, atau kamar-kamar rumah yang untuk kos-kos an. Yaa, pokoknya segala sesuatu barang yang menghasilkan uang masuk kantong lah.
Sedangkan LIABILITAS adalah barang yang bisa menguras isi tabungan kekayaan Anda, dan mungkin bisa membuat Anda pailit, karena bisa membuat Anda mengeluarkan uang melulu. Yang dimaksud dengan liabilitas, misalnya: mobil pribadi, rumah pribadi, koleksi busana dan sepatu, televisi pribadi, handphone pribadi, komputer pribadi, kartu kredit Anda, keanggotaaan di Club Bergengsi. Pokoknya segala barang bersifat pribadi, yang tidak menghasilkan uang masuk kantong Anda, tapi Anda justru keluar uang karenanya.
Yaa, itulah teori kecerdasan finansial yang digulirkan Kiyosaki, dengan memisahkan ASET dan LIABILITAS. Sehingga itu terkesan bertentangan dengan teori akuntansi dan perpajakan, yang mana keduanya tersebut dimasukkan ke dalam kolom aset atau harta kekayaan.
Karena teorinya yang “melawan arus” inilah, nama Kiyosaki bisa cepat terkenal, meskipun banyak bukti yang mengatakan bahwa Robert T. Kiyosaki bukanlah seorang pengusaha sukses. Dia hanyalah seorang penulis buku laris. Jadi Kiyosaki ini memang memiliki kekuatan imajinasi bagus sehingga bisa menggulisrkan teori baru mengenai ASET dan LIABILITAS.
Sayang sekali, teorinya ini tidak didukung oleh teori dan kebijakan akuntansi dan perpajakan di seluruh dunia. Kalau Anda mengisi laporan akuntansi dan perpajakan pribadi Anda, tetap saja harus memasukkan ASET dan LIABILITAS milik Anda ke dalam kolom aset atau harta kekayaan…nggak boleh dipisahkan seperti teori Kiyosaki. Bisa jadi perkara nanti.
Saya sendiri, setelah kenal teori pemisahan antara ASET dan LIABILITAS ini, tentu saja saya coba melakukannya secara bijak, sesuai dengan pola hidup saya sebagai seorang entrepreneur.
Ada hal unik dan lucu menurut saya berkaitan dengan teori finansial si Kiyosaki ini. Beberapa rekan entrepreneur yang saya kenal, ternyata benar-benar menerapkan 100% teori pemisahan aset dan liabilitas ini. Mereka ini begitu cermat memakai teorinya Kiyosaki.
Bahkan ada diantara mereka ini yang berkata kepada saya yang intinya begini, “Buat apa kelihatan kaya dengan memiliki banyak liabilitas. Itu kan sebenarnya semu, kelihatannya banyak memiliki aset, padahal itu liabilitas. Kelihatan kaya raya, padahal sebenarnya miskin.” Hehehe…saya hanya tersenyum di dalam hati, mendengar mereka ini.
Luar Biasa Prima! Pemikiran Kiyosaki benar-benar diserap olehnya 100%. Mereka ini selalu menanyakan kepada dirinya sendiri dengan pertanyaan ini, “Benarkah uangnya layak dikeluarkan?” Segala sesuatu yang dilakukannya, selalu dicermatinya, apakah itu aset atau liabilitas?
Apa yang terjadi kemudian di dalam kehidupannya? Sebagian rekan saya ini hidupnya menjadi tidak harmonis, menurut pandangan saya. Hidupnya terkesan jauh dari kebahagiaan. Padahal setahu saya, mereka ini juga seorang entrepreneur yang sudah berpenghasilan milyaran rupiah dalam satu tahunnya. Tetapi hidupnya terkesan sangat irit, dan sudah mengarah kepada sifat pelit, bahkan untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Karena segala sesuatu pengeluaran selalu dihemat dengan sangat ketat, jika itu menurutnya sebagai liabilitas! MasyaAllah.
Coba saja Anda bayangkan, bagaimana mereka ini menghemat dengan sangat ketat, sampai-sampai sangat jarang membeli makanan ringan seperti kue camilan untuk anak dan keluarganya. Juga masih mikir-mikir jika mau beli perlengkapan rumah tangga, jika nggak terpaksa karena memang sudah rusak, sangat hemat dalam pemakaian listrik, sehingga rumahnya kelihatan suram, kalau ada tamu, sangat sulit menawarkan minuman. Bahkan mereka juga ada yang menyesal telah menyekolahkan anaknya ke sekolah mahal. Wah..wah..
Ketika saya coba menanyakan ke mereka ini, mengapa kok ngirit banget sih hidupnya. Mereka menjawab, kan yang penting tabungan banyak, punya investasi besar, tidak punya hutang, punya property banyak, dan banyak kekayaan tersembunyi lainnya. Buat apa kita mesti menunjukkan kekayaan kita dengan gaya hidup menyolok, padahal banyak hutang. Lebih baik sederhana seperti ini, tapi kan sebenarnya kami kaya raya, katanya. Hwakakakak… saya ketawa di dalam hati dan berkata, nyindir nih…
Yaa, beberapa rekan saya ini memang benar-benar sedapat mungkin menghindari yang namanya LIABILITAS…tapi menurut saya itu terlalu berlebihan, meskipun menurut dia dan beberapa orang lainnya ya masih wajar saja. Memang hidupnya senang yang model begituan.
Beda banget dengan saya. Saya selalu berusaha menikmati kehidupan ini secara bijak serta benar-benar bisa dinikmati dan nyaman, bagi saya, istri, dan anak-anak saya. Pokoknya kehidupan saya sekeluarga harus enak, menyenangkan, dan setiap harinya sangat membahagiakan. Perbaikan dan peningkatan kualitas kehidupan selalu saya lakukan secara kasat mata bisa dilihat jelas dengan mata telanjang, bahwa saya dan keluarga memiliki segala sesuatu yang mewakili kenyamanan dan kebahagiaan hidup.
Sebagian rekan saya, khususnya yang seperti tadi, berkomentar bahwa hidup saya terlalu konsumtif, terlalu banyak liabilitas yang saya miliki…hehehe… Saya hanya menjawab, bahwa memang hidup ini sebuah pilihan, dan saya memilih pola hidup seperti yang saya jalani beserta seluruh keluarga saya. Dan, saya beserta keluarga saya merasa enak, nyaman dan bahagia. Disamping itu, orang lain yang melihat saya juga menganggap saya orang yang sukses dan makmur sejahtera…itu saya anggap sebagai do’a buat saya.
Dampak positif lainnya, banyak yayasan sosial, yatim-piatu yang datang ke rumah saya meminta dukungan dana dari saya…ini saya anggap kepercayaaan Allah bagi saya, dan insyaAllah itu semakin membuat saya sukses lahir batin.
Dan, pada gilirannya… lingkungan saya sangat menghargai dan menghormati saya (meskipun saya nggak gila hormat) secara otomatis, yang mana itu tentu saja sangat berpengaruh bagi kehidupan saya. Saya jadi semakin disiplin menjaga segala tindak tanduk perilaku saya agar selalu positif dan kondusif…ini insyaAllah juga dapat pahala dari Allah SWT, sehingga saya dan keluarga saya semakin banyak rejeki dan barokah.
Nah, itulah tadi pola hidup saya, yang memiliki banyak liabilitas, menurut rekan-rekan saya penganut teori Kiyosaki ini.
Dengan memiliki banyak liabilitas yang tampak mata, maka tentu saja itu semakin membuat kehidupan saya beserta keluarga menjadi enak dan nyaman. Coba bandingkan dengan mereka yang nggak punya liabilitas, wah…pasti nggak enaklah hidupnya. Bisakah Anda hidup tanpa telepon, tanpa televisi, nggak ada listrik memadai, dll.
Bagi saya, dengan memiliki banyak liabilitas, maka saya justru sangat terpacu dengan semangat membara untuk menambah aset. Dan, aset saya ini bukan hanya yang bersifat duniawi, melainkan juga yang bersifat jangka panjang untuk kebutuhan akhir nanti di negeri akhirat.
Dan, saya juga sangat meyakini, bahwa aset saya untuk dunia akhirat nanti, juga pasti muncul di dunia ini. Dan memang begitu kenyataan yang saya dapatkan. Inilah yang tidak diajarkan Kiyosaki maupun pakar finansial dari negeri barat sana. Para pakar finansial ini, biasanya menyebut investasi untuk dunia akhirat juga sebagai liabilitas…hahaha… padahal menurut saya itu benar-benar aset yang mendatangkan kekayaan di dunia juga.
Nah, bagi saya memiliki banyak liabilitas sangat penting, siapa takut? Menurut saya punya banyak liabilitas itu penting, karena justru bisa memberikan semangat membara untuk berbuat lebih berguna dan lebih baik lagi bagi diri sendiri, keluarga maupun orang lain.
Memiliki liabilitas, mengapa tidak? Bagaimana dengan Anda?
Pada suatu siang saya lagi nonton sebuah tayangan dari salah satu televisi swasta, tayangan itu menampilkan para lansia yang masih sehat dan penuh aktifitas.
Buat mereka tampaknya usia yang semakin banyak bukan halangan untuk tetap melakukan aktifitas sehari-hari dengan penuh kebahagiaan.
Nah..dari tayangan tadi hikmah yang bisa saya ambil adalah bahwa sebetulnya umur bukanlah menjadi halangan seseorang untuk beraktifitas atau meraih suatu keberhasilan dihari tuanya, bahkan ada yang bilang sebaiknya kita tidak selalu memikirkan berapa umur kita sekarang, yang penting kita tetap merasa punya jiwa muda walaupun umur sudah banyak, sebab dengan jiwa muda yang kita miliki maka semagat untuk tetap aktif akan ada pada diri kita.
Coba bandingkan jika dalam diri kita hanya ada perasaan sudah merasa tua, penyakitan lagi, maka kadang untuk melakukan aktifitas rasanya akan malas karena merasa sudah tidak mampu dan badan tidak sehat.
Karena banyak seklai kita temui disekitar kita orang-orang yang merasa sudah tua hanya karena selalu mengingat-ingat dan menghitung-hitung usianya dan merasa sudah tidak bisa melakukan aktifitas atau meraih keberhasilan karena sudah merasa tua.
Saya ingat beberapa tahun lalu disuatu kesempatan saya bertemu dengan sorang motivator dari Malaysia yang terkenal dengan bukunya “Dare To Fail”, Billi Lim, masih ingat?
Waktu itu dia cerita kalo dia baru memperoleh kesuksesan sebagai seorang motivator dan public speaker setelah usianya kepala 5, jadi menurut Mr. Billi ini jangan jadikan umur sebagai suatu penghalang untuk meraih suatu kesuksesan, selama kita bisa dan mampu lakukan saja sesuatu yang bermanfaat walaupun rambut kita sudah berubah warna…(bukan karena dicat lho…hehe).
Dan kunci penting untuk itu semua adalah, jaga kesehatan, selalu berpikiran positif, tetap semangat dan pasrahkan semuanya pada Sang Pencipta.

Komentar Terakhir