Setelah ditunggu-tunggu dan dijaga dengan penuh kesabaran serta penuh do’a akhir pada tanggal 3 Januari 2008 jam 7.15 WIB kemarin lahirlah putri kami tercinta yang kami beri nama Adiva Cahya Kinathi, seorang putri yang kehadirannya telah kami nanti-nantikan.
Kebahagiaan begitu merasuki perasaan kami berdua, gimana gak bahagia karena perasaan takut akan kehilangan lagi selalu ada pada perasaan saya selama istri saya hamil, kenapa perasaan takut kehilangan itu muncul??

Perasaan itu muncul karena kami telah kehilangan dua kali, peristiwa yang pertama terjadi pada tahun 2006 lalu, tepatnya pada Kamis tanggal 22 Juni 2006 jam 19.45 WIB, pada saat itu putra kami yang pertama lahir dengan berat 4,5 kg, tapi pada saat dilahirkan dia tidak bisa menangis, ini terjadi karena paru-parunya kemasukkan air ketuban dan dia harus berada diinkubator selama kurang lebih 7 jam sampai akhirnya dia diambil kembali oleh Sang Pencipta. Ini adalah satu pukulan yang cukup keras menghantam perasaan kami berdua, tapi dengan berusaha tabah kami mencoba menggambil hikmah dari persitiwa tersebut, kami berusaha untuk tidak menyalahkan siapa-siapa dan mengalahkan semua logika manusia untuk bisa menerima keadaan tersebut.
Oh..iya ada yang kelupaan, putra kami yang pertama ini kami beri nama Rayhan Cahya Danendra.

Kemudian peristiwa kehilangan yang kedua terjadi pada tahun 2007 sekitar bulan Februari, istri saya mengalami keguguran pada usia kehamilan 3 bulan. Padahal pada saat itu kami berharap semuanya bisa berjalan seperti yang diharapkan, tapi rupanya Sang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang berkehendak lain pada jalan kehidupan kami. Dan kamipun berusaha untuk tetap bersabar dan yakin pasti pada suatu saat kami akan diberi kepercayaan olehNya untuk punya momongan.

Dan akhirnya pada tanggal 30 Mei 2007 dokter spesialis kandungan kami menyatakan bahwa istri saya positif hamil, satu kabar menggembirakan yang sekaligus memunculkan perasaan was-was akan takut kehilangan lagi….memang ini seperti menjadi trauma pada kami berdua, tetapi dengan selalu memanjatkan do’a kepada Allah SWT dan memasarahkan semuanya kepadaNya maka hari-hari penantian kami jalani dengan sabar.
Dan akhirnya penantian panjang kami berbuah satu kebahagiaan dengan lahirnya putri kami melalui proses operasi caesar dalam keadaan sehat wal afiat dengan berat badan 2,7 kg dan panjang 47 cm. Hanya kalimat syukur Alhamdulillah sedalam-dalamnya yang bisa kami ucapkan atas kelahiran putri kami ini. Saat ini setelah usianya menginjak hampir 2 bulan berat badannya telah bertambah menjadi 3,7 kg.

Selamat datang anakku…hadapilah masa depanmu dengan penuh keceriaan dan selalu bersujud kepadaNya….amien